Mengontrol Stok Barang Adalah Rutinitas Wajib Di Minimarket

Memiliki bisnis minimarket artinya harus memahami seluk beluk pendistribusian barang, termasuk mengontrol keberadaan barang baik yang berada di rak gondola maupun di gudang. Pengontrolan barang ini sangat penting, sehingga sebaiknya dicatat dengan cermat setiap ada pemasukan dan pengeluaran barang. Pengontrolan barang bertujuan untuk memeriksa apakah ada barang yang cacat, kadaluarsa, atau mengalami kehilangan dari rak gondola.

Seperti yang telah diketahui bahwa sering terdengar kehilangan barang dari rak gondola akibat lengahnya pengawasan penjaga toko maupun kamera pengawas. Barang yang hilang biasanya berukuran kecil sehingga mudah disembunyikan di tas maupun baju. Kehilangan barang biasanya baru diketahui ketika ada pengecekan jumlah barang yang masuk dengan barang yang keluar. Di sinilah pentingnya pengontrolan barang yang sebaiknya diketahui pula oleh pemilik minimarket agar dapat dicari jalan keluarnya. Di sini pula pentingnya manajemen minimarket untuk memastikan bahwa semua aspek minimarket berjalan dengan baik, sehingga jika ada sesuatu yang hilang akan mudah diketahui.

Banyak cara dilakukan untuk mengontrol barang, termasuk stok barang yang memiliki sistem acak. Yang dimaksud dengan barang sistem acak adalah barang yang sering mendapat promo harga yang berbeda di setiap bulannya. Sebagai contoh, bulan ini harga minyak goreng adalah Rp 24.000,00 kemudian bulan depan turun ke hargak Rp 20.000,00. Lalu bulan berikutnya kembali ke harga semula. Jika tidak dicatat dengan benar, hal ini akan membingungkan saat terjadi kehilangan. Kerugian akan dialami oleh pihak minimarket karena stok berkurang tetapi tidak tertera dalam nota dalam kasir. Inilah yang harus diantisipasi ketika toko sedang ramai.

Selain itu stok barang yang bersifat restan juga harus dikontrol. Barang restan adalah barang yang sudah tidak laku dan tidak dipajang di rak gondola. Barang ini paling mudah dicuri karena dianggap tidak lagi diperhatikan. Oleh karena itu pengontrolan barang benar-benar dibutuhkan untuk memastikan jumlah barang tetap sesuai dengan catatan sebelumnya agar tidak mengalami kerugian. Barang restan mungkin tidak menimbulkan kerugian setinggi barang mahal yang masih laku kemudian dicuri. Namun jika terus-terusan terjadi, maka lama kelamaan akan merugikan pihak minimarket.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *